Siapa Berjalan di atas Cahaya

Tuesday, July 26, 2005

author : Dorothea Herliany


siapa berjalan di atas cahaya?
tubuhnya berlumuran mantra dan doa-doa bisu.
sayapnya patah dan matanya buta.
seperti balerina menari di atas angin
tubuhnya melantunkan rerintih bayibayi yang hampir mati.
kakinya yang runcing menancap jantung layu malaikat
dan bidadari.


siapa berjalan di atas cahaya menuju jarum waktu?
kakinya melompat dari tubuh ke tubuh jutaan mayat.
matanya yang buta mengukir ayatayat gelap.
jantungnya diam. nafasnya tersumbat, tapi
mulutnya mengibarkan wangi melati.
sayapnya yang luka mengibaskan angin kerinduan.

ia berjalan di atas cahaya. mulutnya bisu.
matanya buta. jantungnya layu. sayapnya luka.
kakinya beku. nafasnya mati…


Washington DC, 2004.


Who Walks on the light?


who walks on the light?
body smeared
with silent prayers and mantras
broken wings and blind eyes
like a ballerina dancing on the wind
body reflecting
the moans of almost dead babies
sharp feet piercing
the wilted hearts of angels
and fairies.


who walks on the light
following the hands of time?
feet leaping from one corpse to another
across millions of bodies.
blind eyes
carving dark scriptures.
heart silent. mouth blocked,
but breath as fragrant
as waving jasmines.
wounded wings
shaking the melancholy winds.


i know
who walks on the light.
mouth blocked. eyes blinded.
heart broken. wings wounded.
feet caught. breath dead …


Washington DC, 2004

 

Filed under : EDITION  -

ARCHIVES of July , 2005