Kafein Kopi Bali
dan puisi
Pantas aku tak bisa tidur
dari sungai malam burung hantu menyapa Di mana pasanganmu?
panas musim hujan gatal keringat daun telingaku yang tertindik
kelembaban udara terlalu tebal untuk nafas suburkan pakis
fajar Ubud seserpih bulan sabit menelusup di bawah atap alang-alang
Wayang kulit bayangan tupai melompat melintas daun tersinari mentari
hati-hati! setandan pisang berat di atas kepala
tukang kayu memotong di ketinggian beringin keduanya dilindungi kain suci
Pemuda menggapai kembang sepatu merah hati menghias ranjangku
[Diterjemahkan Kadek Krishna Adidharma]